News & Tips

Kenapa Olahraga Mata itu Penting?

Buat kamu yang sering menghabiskan banyak waktu di depan komputer atau gadget, sangat penting, loh, untuk memperhatikan dan menjaga kesehatan mata kamu. Menatap layar monitor dalam waktu yang lama dapat menimbulkan mata lelah, mata perih, hingga pusing. Jika kamu termasuk dalam orang yang merasakan hal-hal tadi, maka menjaga kesehatan mata adalah hal yang wajib dilakukan.

Salah satu bentuk untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan melakukan olahraga mata. Olahraga mata penting untuk menjaga fungsi mekanis maupun optiknya. Rajin dalam olahraga mata juga meningkatkan kemampuan fokus mata. Fungsi mekanis mata adalah kemampuan untuk tetap dalam kondisi stabil dengan mengkoordinasikan dan memperkuat otot-otot mata. Sedangkan fungsi optik adalah kemampuan mata mengkoordinasikan kedua bola mata dalam memperbaiki visual yang dihasilkan. Dengan kemampuan optik maka mata dapat mengirim citra gambar 3 dimensi dan mengirimnya ke otak dan akhirnya membuat mata mampu melihat objek tersebut dengan lebih baik.

Olahraga mata dapat memperbaiki dan meningkatkan kekuatan dan daya tahan mata setelah kamu pakai seharian untuk aktivitas yang berat. Olahraga mata rutin dapat membantu kamu agar tidak merasa cepat kelelahan atau pusing, selain itu hal ini dapat membuat mata dalam kondisi yang lebih sehat saat mengawali aktivitas kamu selanjutnya.

Berikut adalah olahraga mata yang dapat kamu lakukan setiap hari:

1. Memutar Bola Mata

Memutar mata bagus untuk meredakan ketegangan mata. Ini berfungsi sebagai latihan untuk otot mata kamu dan jika kamu sering melakukannya, dapat meningkatkan kekuatan mata, loh! Memutar bola mata berlawanan dan searah dengan jarum jam, kemudian ulangi lagi setiap 30 menit sekali.

2. Tutup Mata dengan Telapak Tangan

Latihan mata ini menggunakan tangan untuk merilekskan mata yang lelah. Gosok kedua telapak tangan hingga terasa hangat atau kamu bisa membilas tangan dengan air hangat. Kemudian letakkan kedua telapak tangan di atas kelopak mata kamu yang tertutup.Gunakan sedikit tekanan lembut pada mata kamu. Tahan selama sekitar 10 detik. Perlahan lepaskan matamu. Biarkan terbuka selama beberapa detik dan berkediplah sedikit untuk memfokuskan kembali penglihatan kamu.

3. Mengikuti Pergerakan Objek

Latihan mata bagus lainnya untuk mata yang sehat disebut zooming. Ini bagus untuk mereka yang melihat layar komputer sepanjang hari di tempat kerja. Duduklah di kursi dengan postur terbaik kamu. Luruskan lengan ke depan dengan ibu jari ke atas. Perhatikan ibu jari kamu. Tekuk siku perlahan untuk mendekatkan ibu jari ke mata. Dan ikuti pergerakan ibu jari kamu!

4. Menulis dengan Mata

Mata laser untuk latihan menulis di dinding! Pertama, berdiri atau duduk menghadap dinding kosong yang berjarak setidaknya 2-3 meter. Kalau bisa jangan ada gambar atau jendela pada dinding, ya! Selanjutnya, bayangkan mata kamu adalah laser! Kemudian gunakan untuk menulis kata-kata di dinding. Ini adalah latihan yang bagus untuk memperkuat dan melatih otot mata. Otot mata kamu akan bergerak sangat cepat ke berbagai arah.

Ingat mata kamu adalah organ penting dan pantas untuk mendapatkan yang terbaik! Love your eyes!

https://www.ican-education.com/berita-event/tips-tricks/menjaga_kesehatan_mata_dengan_olahraga_mata

News & Tips

Alasan Mengapa Kamu Perlu Rutin Periksa Mata

Salah satu pemeriksaan kesehatan yang penting dilakukan secara berkala adalah periksa mata. Semakin tua usia seseorang, kesehatan mata dan fungsi penglihatan rentan terganggu. Oleh sebab itu, pemeriksaan mata perlu dilakukan untuk tetap menjaga fungsi mata tetap baik.

Memiliki mata yang sehat adalah hal yang sangat berharga. Fungsi mata yang terganggu tentu akan menghambat aktivitas kamu sehari-hari, mulai dari kesulitan membaca buku, mengerjakan tugas kantor atau kuliah, hingga menyetir kendaraan.

Jika mata dan fungsi penglihatan bermasalah, kamu pun akan sulit menikmati pemandangan dan karya seni yang indah. Nah, supaya kamu tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan menikmati indahnya dunia, maka kesehatan mata harus selalu dijaga dengan baik.

Pasalnya, kerusakan mata bisa membuat kamu tidak mampu melihat dengan jelas. Sebagian penyakit mata bahkan bisa menyebabkan kebutaan, loh, Exolove!

Mengapa Periksa Mata Itu Penting?

Periksa mata merupakan serangkaian tes yang dilakukan untuk memeriksa fokus penglihatan dan jarak pandang. Hasil tes ini akan menentukan apakah kamu memiliki gangguan penglihatan atau kelainan refraksi mata, seperti rabun jauh, rabun dekat, atau mata silinder.

Bagi kamu yang sebelumnya sudah menggunakan kacamata, lensa kontak, atau bedah lasik untuk memperbaiki penglihatan mata, periksa mata bertujuan untuk memantau kondisi mata dan mengetahui apakah masalah penglihatan yang diderita mengalami perburukan atau tidak.

Bila semakin parah, kamu harus segera mengganti lensa kacamata atau lensa kontak sesuai dengan keparahan gangguan penglihatan yang terjadi.

Selain fokus dan kualitas penglihatan, periksa mata juga dilakukan untuk memeriksa kondisi fisik mata. Saat melakukan pemeriksaan mata, dokter akan menanyakan apakah terdapat keluhan pada mata atau penglihatan. Setelah menelusuri hal tersebut, dokter akan memeriksa komponen-komponen mata secara lengkap yang meliputi:

  • Konjungtiva (lapisan dalam kelopak mata) dan kelenjar air mata
  • Kornea
  • Lensa mata
  • Pupil
  • Sklera
  • Retina

Selain bagian-bagian di atas, dokter juga akan melakukan pemeriksaan kulit, saraf, otot mata, dan tekanan di dalam bola mata. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi apakah terdapat penyakit pada mata yang sebelumnya tidak kamu sadari.

Menariknya lagi, ternyata mata dapat berperan sebagai indikator kesehatan secara menyeluruh. Dengan memeriksa kondisi mata, dokter dapat menentukan apakah terdapat kemungkinan penyakit di organ lain, seperti diabetes, stroke, tekanan darah tinggi, atau penyakit tiroid.

Inilah alasan mengapa periksa mata perlu dijalani secara rutin. Jika masalah pada mata diketahui sejak dini, maka langkah pengobatannya pun tentu akan lebih mudah dilakukan dan risiko terjadinya kerusakan permanen pada mata dapat berkurang.

Kapan Sebaiknya Periksa Mata Dilakukan?

Kamu harus segera melakukan konsultasi dan menjalani pemeriksaan mata bila merasakan keluhan-keluhan berikut ini:

  • Salah satu atau kedua mata menonjol atau membengkak
  • Mata merah dan terasa nyeri yang tak kunjung membaik
  • Mata mudah merasa silau atau lebih sensitif terhadap cahaya
  • Pandangan kabur atau buram
  • Penglihatan ganda atau berbayang
  • Banyak mengeluarkan air mata
  • Mata kering
  • Cedera pada mata
  • Kelopak mata sulit dibuka atau ditutup

Keluhan-keluhan pada mata di atas menandakan bahwa terdapat penyakit mata yang harus segera diobati oleh dokter.

Meski tidak merasakan adanya keluhan pada mata, kamu tetap dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi mata secara berkala. Seberapa sering pemeriksaan dan konsultasi mata dilakukan umumnya tergantung usia. Berikut ini penjelasannya:

  • Balita setidaknya 1 kali sebelum berusia 3 tahun atau sesuai anjuran dokter.
  • Anak-anak dan remaja setiap 1-2 tahun sekali.
  • Orang dewasa setiap 2 tahun sekali.
  • Lansia di atas 65 tahun setiap 1 tahun sekali.

Selain itu, kamu diwajibkan lebih sering melakukan pemeriksaan mata apabila memiliki kondisi khusus, seperti:

  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak.
  • Menderita diabetes dan hipertensi.
  • Mengonsumsi obat yang dapat menimbulkan efek samping pada mata, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), diuretik, antihistamin, antidepresan, atau pil KB.

Tak hanya dengan melakukan periksa mata secara berkala, menjaga kesehatan mata juga perlu dilakukan dengan beberapa langkah lainnya, seperti menjalani pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara teratur, menggunakan alat pelindung mata (misalnya kacamata hitam atau goggles) saat bekerja atau beraktivitas di luar ruangan, serta berhenti merokok.

Mulai sekarang, yukjaga kesehatan mata kamu dengan rutin melakukan pemeriksaan mata. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter mata kalau memiliki keluhan pada mata. Hal ini dilakukan agar dokter dapat segera melakukan tindakan pengobatan terhadap gangguan mata yang kamu alami.

https://www.alodokter.com/semua-orang-perlu-periksa-mata-ini-alasannya

News & Tips

Kenali Penyebab Mata Gatal dan Cara Mengatasinya

Hampir setiap orang pernah merasakan mata gatal. Lalu, apa sebenarnya penyebab mata gatal?

Mata gatal sering kali menimbulkan ketidaknyamanan, apalagi saat kamu sedang beraktivitas. Munculnya mata gatal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu.

Berikut ini adalah beberapa penyebab mata gatal yang perlu kamu ketahui:

1. Alergi

Alergi merupakan penyebab mata gatal yang paling umum. Hal ini bisa terjadi karena mata terpapar allergen, seperti debu atau bulu hewan, yang akan memicu jaringan di mata melepaskan zat histamin. Keluarnya zat histamin ini akan menimbulkan reaksi alergi dan salah satunya adalah rasa gatal.

Mata gatal akibat alergi juga bisa bersifat musiman, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah subtropis. Alergi dapat terjadi ketika seseorang menghirup serbuk sari yang biasanya akan banyak bertebaran di udara pada musim semi.

2. Iritasi

Sebagian orang ada yang sangat sensitif terhadap iritan di udara, seperti asap rokok, asap kendaraan, asap pembakaran, atau bahkan parfum tertentu. Jika mengenai mata, iritan bisa menyebabkan mata merah, berair, bahkan gatal. Guna mencegah hal ini, menghindari paparan iritasi adalah solusi paling efektif.

 3. Infeksi

Mata memang cukup rentan terkena infeksi virus, bakteri, atau jamur, apalagi jika kebersihannya kurang terjaga. Contoh infeksi mata yang umum terjadi adalah konjungtivitis dan uveitis. Kondisi ini dapat menimbulkan beragam gejala, mulai dari mata gatal, nyeri mata, penglihatan kabur, hingga sensitivitas terhadap cahaya.

4. Mata kering

Mata kering adalah kondisi saat mata tidak memproduksi air mata yang cukup. Mata kering umumnya ditandai dengan gejala mata terasa perih, gatal, dan berair. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penuaan atau penggunaan obat-obatan tertentu, misalnya antidepresan atau pil KB.

5. Blefaritis

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi. Gejala yang timbul akibat blefaritis di antaranya adalah kelopak mata bengkak, merah, dan gatal. Selain itu, blefaritis juga bisa menyebabkan kelopak mata mengeluarkan banyak kotoran kering dan berminyak. Hal ini bisa memperparah rasa gatal.

Di samping kondisi di atas, penyebab mata gatal juga bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari, misalnya menggunakan lensa kontak yang jarang dibersihkan atau tidak diganti secara teratur. Selain itu, menatap layar handphone atau komputer terlalu lama juga bisa memicu mata lelah dan mata gatal.

Cara Mengatasi Mata Gatal

Sebagian besar kasus mata gatal mudah untuk diobati. Mata gatal yang ringan, misalnya yang disebabkan oleh iritasi, bahkan bisa diatasi sendiri di rumah dengan kompres dingin atau atau menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas.

Namun, pada kondisi tertentu, mata gatal terkadang membutuhkan obat yang diresepkan oleh dokter. Beberapa contohnya adalah:

Antihistamin

Mata gatal yang disebabkan oleh alergi dapat diatasi dengan antihistamin. Obat ini bisa diresepkan dalam bentuk pil atau obat tetes mata, tergantung pada kondisi mata gatal.

Antibiotik atau antivirus

Jika mata gatal disebabkan oleh infeksi, misalnya pada konjungtivitis, dokter akan memberikan obat antibiotik atau antivirus untuk mengendalikan infeksi. Obat antibiotik atau antivirus yang diresepkan dokter bisa berupa salep atau obat tetes mata dengan dosis yang berbeda-beda.

Obat tetes mata steroid

Pada kasus mata gatal yang disebabkan oleh uveitis atau blefaritis, dokter mungkin akan meresepkan obat tetes mata yang mengandung steroid. Obat ini bekerja dengan cara menekan kerja sistem kekebalan tubuh untuk mengurangi peradangan yang bisa memicu gatal.

Penyebab mata gatal memang beragam, ada yang tergolong ringan dan ada juga yang kondisinya parah hingga memerlukan obat resep dokter. Bila kamu mengalami mata gatal, apalagi yang tidak kunjung sembuh dan disertai gejala lain yang mengganggu, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

https://www.alodokter.com/kenali-penyebab-mata-gatal-dan-cara-mengatasinya

News & Tips

Bebas Beraktivitas dengan Lensa Kontak yang Tepat

Pemakaian lensa kontak bisa menjadi pilihan alternatif untuk memperbaiki kualitas penglihatan. Bentuknya yang kecil, tipis, dan ringkas menjadikan lensa kontak cukup praktis.

Lensa kontak memiliki manfaat yang sama dengan kacamata. Keduanya sama-sama berfungsi dalam memperbaiki gangguan penglihatan seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), rabun tua (presbiopi), dan astigmatisme. Prinsip kerjanya adalah memberi koreksi pada titik fokus penglihatan, sehingga membantu fungsi penglihatan saat lensa digunakan.

Praktis dan Memudahkan Aktivitas

Lensa kontak dapat membuat penampilan penggunanya terasa alami. Sementara pengguna kacamata, kadang tidak percaya diri dengan penampilan atau menjadi terbatas dalam beberapa kegiatan.

Berbeda dengan kacamata, lensa kontak memiliki tingkat kepraktisan yang tinggi. Sehingga akan memudahkan kamu dalam melakukan berbagai kegiatan, seperti dalam pekerjaan atau aktivitas fisik yang memerlukan keleluasaan gerak.

Selain itu, lensa kontak juga tidak seperti kacamata yang lensanya mudah buram akibat terpapar kotoran saat beraktivitas dan berkabut saat suhu ruangan turun. Pengguna lensa kontak pun dapat merasa penglihatannya lebih bebas, karena tidak terhalang oleh gagang maupun bingkai kacamata.

Memilih Lensa Kontak Sesuai dengan Aktivitas

Banyaknya pilihan yang tersedia di pasaran mungkin membuat kamu bingung dalam menentukan jenis lensa yang sesuai untuk digunakan pada aktivitas sehari-hari.

Membeli perlengkapan medis apa pun, termasuk dalam memilih softlens yang bagus, harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Berikut beberapa tips yang membantu memilih softlens sesuai kebutuhan dna kondisi kamu:

  • Softlens lunak atau keras
    Terdapat dua jenis lensa kontak yang tersedia di pasaran, yaitu lunak dan keras. Untuk memilih jenis lensa kontak yang sesuai, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan optometrist atau pada dokter mata.

Soft lens memang dapat menjadi pilihan yang aman, dibentuk dari campuran air dan plastik khusus berbahan lembut. Material tersebut pada soft lens memungkinkan masuknya oksigen ke kornea mata. Hal ini bertujuan untuk memberi kenyamanan bagi mata, mencegah mata kering, dan melindungi kornea tetap sehat.

Sedangkan lensa kontak jenis hard lens lebih ditujukan bagi penderita kondisi mata atau gangguan penglihatan tertentu seperti astigmatisme ireguler dan gangguan bentuk kornea. Kebanyakan pengguna lensa kontak memilih untuk memakai jenis lunak.

  • Durasi pemakaian softlens
    Terdapat softlens yang bisa dipakai selama dua minggu hingga tiga bulan. Softlens jenis ini memerlukan perawatan khusus seperti dilepas dan dibersihkan ketika malam hari dan diganti sesuai jadwal pemakaian yang sudah ditentukan. Pengguna harus mematuhi dan rutin membersihkan softlens sesuai petunjuk karena jika tidak dirawat dengan benar, softlens jenis ini dapat menyerap benda dan zat asing seperti kotoran dan debu di mata. Selain itu, terdapat juga softlens sekali pakai atau satu hari. Softlens jenis ini cukup memberi kepraktisan, kenyamanan, dan lebih menjamin kesehatan mata jika perawatan dan pemakaiannya dilakukan dengan tepat. Kamu cukup menyediakan sepasang softlens baru setiap kali akan memakai.
  • Sesuai kondisi mata
    Memilih lensa kontak atau softlens yang bagus juga perlu disesuaikan dengan kondisi mata. Beberapa jenis lensa kontak, seperti yang berbahan silicone hydrogel bisa menjadi pilihan untuk pemakaian lensa kontak yang baik. Softlens jenis ini dapat membantu oksigen melewati kornea dan lebih nyaman dipakai. Beberapa jenis softlens juga dapat memberi perlindungan terhadap sinar matahari, termasuk X2 loh.  Tetapi sebaiknya konsultasikan pemilihan softlens pada dokter spesialis mata atau optometrist sesuai kondisi mata kamu sebelum membelinya.

Untuk kamu yang memiliki gangguan penglihatan, lensa kontak merupakan alat bantu yang efektif, karena lensa yang tipis ini bisa menempel dengan pas di permukaan kornea kamu jika digunakan dengan benar.

Selain itu, beberapa hal berikut, perlu kamu perhatikan ketika memutuskan untuk menggunakan soft lens untuk menunjang aktivitas kamu:

  • Meskipun penggunaan lensa kontak terasa begitu nyaman dan praktis, namun perlu untuk tetap memerhatikan kualitas penggunaan lensa kontak pada mata kamu. Rawatlah lensa kontak agar tetap aman digunakan saat beraktivitas.
  • Sering beraktivitas di ruangan ber-AC dan bekerja lama di hadapan layar komputer dan gadget, merupakan sebagian kegiatan yang dapat menyebabkan mata mudah lelah dan kering. Sehingga membutuhkan lensa kontak yang memiliki daya hantar oksigen tinggi seperti yang berbahan dasar silikon, bila perlu pilihlah bahan lensa kontak yang mampu melembapkan lapisan mata saat digunakan.
  • Soft lens merupakan jenis lensa yang mudah menyerap berbagai polutan sehingga perlu dijaga kebersihannya.
  • Belilah lensa kontak sesuai dengan resep ukuran mata dan anjuran optometrist atau dokter mata. Pilih lensa kotak yang masih disegel dengan rapat, dan perhatikan masa berlaku yang tertera pada kemasan. Selalu konsultasi dengan ahli yang terlatih saat membeli lensa kontak, termasuk yang digunakan hanya untuk tujuan kosmetik. Hal ini penting untuk menghindari iritasi dan juga infeksi mata.
  • Juga sebaiknya hati-hati membeli lensa kontak melalui situs web. Terlebih dahulu pastikan situs web tersebut terjamin dan dapat menerima pesanan lensa kontak berdasarkan resep atau rekomendasi optometrist atau dokter mata. Untuk X2 kamu bisa dapatkan yang terjamin di www.spexsymbol.com

Disarankan untuk memeriksa kondisi mata kamu ke optometrist atau pada dokter spesialis mata untuk mendapatkan rekomendasi koreksi penglihatan dengan cara yang tepat, dan rutin kontrol sesuai anjuran untuk memastikan lensa kontak yang kamu gunakan masih sesuai.

https://www.alodokter.com/mata-nyaman-dan-bebas-beraktivitas-dengan-lensa-kontak

https://www.alodokter.com/pentingnya-memilih-softlens-yang-bagus

News & Tips

Exolove Bercerita: Ingin Nagis, Ngga Bohong, deh

Perkenalkan nama saya Jesi. saya ingin membagikan pengalaman saya selama memakai Soſtlens X2 Baby Eyes ICE N8.

Singkat cerita, pada awalnya saya diperkenalkan soſtlens X2 varian ICE N8 oleh kakak tingkat saya saat kuliah karena saya membutuhkan soſtlens berwarna yang membuat mata saya terlihat lebih besar dan juga berwarna. Lalu saya membelinya di BIP Bandung dan memilih warna abu-abu. Pertama saya sangat menyukai packagingya dimana pada packagingnya yang menampilkan wajah bayi yang sangat lucu.

Packagingya sederhana namun menarik itulah salah satu alasan saya menyukai semua packaging dari X2. Saat saya membuka packaging tersebut *taraaaa* saya langsung jatuh cinta pada pandangan perama pada pattern dari soſtlensnya! Saat dipakai juga kara varian soſtlens ini memiliki diameter 16mm, maka membuat mataku yang kecil menjadi lebih besar dari sebelumnya. Dan yang saya suka dari ICE N8 ini, adalah saat dipakai, kita seperti memakai soſtlens 2 tone! Saya memiliki warna mata coklat tua. Awalnya saya tidak sadar, karena bila dipakai di ruangan lebih terlihat efek baby eyes. Tetapi saat saya sedang menjalani proses photoshoot, saya melihat hasil foto saya menggunakan soſtlens ICE N8 ini membuat mata saya sangat indah saat terkena cahaya T.T (ingin menangis karena segitu sukanya ngga bohong deh).

Saat memakai soſtlens ICE N8 ini saya tidak memiliki keluhan sama sekali kara memang nyaman dimata. Sekarang saya baru selesai lulus kuliah dan masih tetap memakai Soſtlens X2 walaupun dengan varian yang berbeda-beda. Saya harap bisa memakai varian X2 ini untuk wisuda saya nanti karena saya sudah percaya dengan produk X2 yang memiliki banyak varian soſtlens yang membuat mata semua perempuan di Indonesia semakin cantik! >.<

#SeptemberCerita #ExoloveBercerita #TestimoniExolove #ReviewExolove

News & Tips

Exolove Bercerita: Awalnya aku merasa takut dan ragu

Perkenalkan aku Taza Pasimpangan, aku adalah salah satu pengguna setia X2. Aku dari Bali, yaitu Denpasar. Akhirnya hari ini tiba, ditanggal yang cantik ini dimana akhirnya aku bisa mengutarakan bagaimana perasaanku menggunakan softlens dari X2. Aku mau sedikit cerita, pertama kali aku menggunakan softlens adalah semester pertama kuliah yaitu tahun 2014, dan X2 merupakan brand softlens pertama yang aku percayakan untuk mata sensitifku. Ketika itu aku memakai X2 Bio Color Black dengan minus 0,5. Pertama kali aku pakai softlens itu aku pakai selama kurang lebih 8-9 jam untuk pergi survey suatu tempat.

Awalnya aku merasa takut dan ragu untuk memakai softlens karena itu adalah hari pertamaku, ternyata benar… Bahkan sampai hari ini aku tidak pernah lupa kesan pertamaku itu. Softlens X2 Bio Color Black tidak hanya membuat mataku menjadi lebih cantik, tapi membuat mataku terasa lebih nyaman karena tidak perlu menggunakan kaca mata. Pupil mataku menjadi terlihat lebih besar sehingga terlihat seperti baby doll. Efek tersebut membuat orang orang yang melihatku mengatakan bahwa mataku menjadi lebih cantik, dan terlihat lebih segar. Selain itu aku merasa mataku tidak terasa kering sama sekali walaupun aku tidak menggunakan tetes mata. Sayangnya Ketika tahun 2014 tidak banyak varian softlens X2 Bio yang bisa aku dapatkan dikotaku, sehingga membuatku sempat menggunakan salah satu brand lain yang berujung kekecewaan, karena aku merasa tidak cocok dan rasanya tidak senyaman menggunakan X2 Bio.

Setelah 6 tahun aku masih setia menggunakan X2 Bio dan untuk akhir akhir ini aku menggunakan X2 Bio Four yang warna Gray Diamond. Menurutku rasa menggunakan X2 Bio Four dan X2 Bio Color tidak ada bedanya, tidak ada rasa mengganjal sedikitpun. Selain itu aku merasa X2 Bio sangat tipis sehingga sangat nyaman dimata, ini karena SDD Tech nya yang buat lapisan softlens tidak tebal. Selain itu, X2 Bio Color juga menggunakan bahan yang cocok untuk mata sensitive, sehingga membuat oksigen yang masuk kedalam mata menjadi lebih banyak sehingga mata menjadi tidak cepat kering. Mungkin itulah sebabnya mengapa aku bisa cocok menggunakan X2 Bio. Sebenarnya aku juga telah menggunakan beberapa produk softlens X2 lainya seperti X2 Sanso.

X2 Bio Four Gray Diamond juga selalu aku gunakan saat aku membuat konten konten baik di Instagram maupun kontenku di Youtube. Terima kasih X2, kalian telah membuat softlens dengan kualitas yang sangat bagus dengan harga yang terjangkau, dan yang terpenting adalah kualitasnya yang sangat tinggi karena cocok bahkan pada mata sensitive. Hal tersebutlah yang membuatku tidak mau menggunakan merk softlens lainnya. Aku merasa seakan jatuh cinta dalam pandangan pertamaku.

Lihatkan, menurutku softlens ini membuat mataku menjadi jauh lebih cantik dan membuat penampilanku menjadi jauh lebih cantik <3 Terima kasih X2 Softlens, semoga akan ada varian X2 Bio yang baru,,,aku sangat menantikannya…

#SeptemberCerita #ExoloveBercerita #TestimoniExolove #ReviewExolove

News & Tips

Exolove Bercerita: Jatuh Cinta pada Pandangan Pertama

  Sebagai penderita minus, pastinya aku ngga bisa jauh dari kacamata dan softlens sebagai alat bantu penglihatanku. Untuk acara-acara seperti kondangan, graduation, pertemuan keluarga, lebaran dll, tentunya terkadang aku harus tampil lebih cantik dengan bauran makeup. Saat memakai makeup, especially makeup mata, untuk penderita minus benar-benar buat dilema sekali karena kebayang sudah memakai makeup mata yang bagus tapi harus tertutupi dengan kacamata, so bad. Jadi, pastinya aku perlu softlens untuk menunjang makeup ku!

Awalnya pertama pakai softlens aku belum mengenal X2 lebih dalam. Yang aku tau X2 cuma softlens yang hitam dan motif-motif biasa saja. Jadi, aku coba beli merk lain. Banyak merek yang aku pakai dan banyak juga drama yang aku rasakan dari mulai softlens kering pas di dalam case atau pun kering di mata, pedih, dan buram, padahal softlensnya baru dan mahal tapi kualitasnya tidak terlalu bagus hiks. Dan yang lebih sering ngga nyaman karena mengganjal! Akhirnya tahun lalu, aku baru pertama kali tahu kalau X2 ternyata banyak seri nya! Dan akhirnya aku penasaran, aku kepoin semua serinya dan aku langsung jatuh cinta dengan X2 SANSO pada pandangan pertama wkwk. Karena yang seri ini juga mengandung kadar air yang bagus yaitu 55% jadi buat aku tertarik. Langsung deh aku beli yang X2 Sanso Color Shadow.

Pertama pakai aku coba pas lebaran, dan bener-bener buat jatuh cinta! Kenapa aku baru tau X2 Sanso sekarang hiks. Tbh, yang seri ini bener-bener kecintaanku banget, ngga perih sama sekali, nyaman seharian dipakai, dan ngga ngeganjel! Cocok juga untuk menunjang aku yang suka Korean Makeup Look. Akhirnya karena sebagus itu, aku langsung beli lagi yang X2 Sanso Color Pearl dan X2 Sanso Color Cappucino. Buat yang Shadow, ini cocok banget untuk dipakai daily activity kaya ngampus, ngantor atau cuma dirumah aja. Nah kalau mau yang lebih tajem tapi ngga lebay untuk kaya kondangan, lebaran dll bisa pake yang Pearl dan Cappucino! Nah di review ini aku pakai yang Cappucino. Softlens ini base curve nya 8.8 mm, diameter 14,5mm (pas banget buat aku yang matanya kecil), kandungan air 55%. Aku ngga ngerti lagi sama X2 Sanso ini, dengan kualitas sebagus ini dan juga packaging yang super cantik (free case juga) dan cute tapi harganya affordable, worth to buy! Amaze banget deh sama whole productnya, X2 you did a great job! Kalo semua softlens X2 Sanso yang ini udah abis masa pakainya ofc aku bakal REPURCHASE lagi ini karena secinta dan sebagus itu xixixi.

#SeptemberCerita #ExoloveBercerita #TestimoniExolove #ReviewExolove

News & Tips

Exolove Bercerita: Aku bisa melihat dengan jelas duniaku.

Hai, perkenalkan aku Arti, atau biasa teman-temanku kenal dengan tulisan “Arthie”, usiaku 27 tahun dan pekerjaanku sekarang adalah Ibu Rumah Tangga.

Oke aku akan bercerita dulu.

Sudah sejak kelas 3 SD aku di diagnosa miopi atau rabun jauh, tentu aktivitas yang kulakukan sejak dulu adalah berkacamata. Karena itu mataku kelopaknya agak turun akibat cepat lelah dan pegal oleh frame kacamata, ditambah lagi lensanya yang cukup tebal. Penampilanku nampak culun, apalagi dengan tubuhku yang besar. Orang-orang sering mencemooh dan membully secara fisik. Ya, aku dibully…apalagi saat aku SMP.

Memang kuakui, aku gemuk, berkacamata, berkulit hitam karena main basket dan rambutku yang dipangkas menyerupai laki-laki. Aku juga tahu aku tidak cantik seperti perempuan lain, aku saat itu sebenarnya merasa sangat tidak pede dengan penampilanku, tapi pada saat itu aku juga belum tahu harus berdandan seperti apa? Ditambah lagi, aku ditolak oleh seorang laki-laki yang kusukai dengan alasan “aku jelek, dia malu.” Aku bertekad ingin berubah demi diriku, aku ingin berkaca dengan bangga melihat wajahku sendiri. Dan akhirnya aku memulai proses perubahanku.



Ya, memasuki bangku SMA kuputuskan untuk mulai memanjangkan rambut, kemudian merawat kulitku dan saat lulus aku mulai diperkenalkan dengan softlens oleh Ibuku. YA! Beliau membelikanku sepasang softlens merk X2 seri Bella untuk pertama kalinya. Duh, sayang banget sama Ibuku yang mengerti kebutuhan anaknya.

Betapa excited nya aku saat itu! Walau di awal sangat susah payah memakainya tapi aku berhasil! Pertama kalinya bagiku melihat jelas jarak jauh tanpa kacamata.

Saat itu aku mulai berkaca dan melihat wajahku pertama kali dengan softlens, dan semuanya nampak sangat berbeda saat kulihat wajahku. Mataku terlihat lebih besar, lebih cantik juga, membuatku percaya diri. Aku juga lebih rileks tanpa mengenakan kacamata yang berat. Baru pertama kalinya aku menyadari bahwa aku itu sebenarnya cantik, hanya aku belum tahu harus menonjolkan apa di bagian tubuhku. Ternyata, mata adalah bagian paling cantik di wajahku.

Seiring berjalannya waktu, minusku bertambah ke R/L -3.50. Sehingga aku terus menerus memakai softlens untuk menunjang keseharianku (jujur aku agak malas pakai kacamata), hingga akhirnya aku masuk kerja di sebuah Optik. Saat itu aku senang karena bekerja dengan produk yang sangat kusukai!

Otomatis, aku menghafal sekali semua produk, terkhusus X2, kandungannya, bahannya, motifnya dan juga harganya. Hahahaha, bahkan yang lebih menyenangkan lagi, customer seringkali menanyakan softlens apa yang cocok untuk mereka, membantu mereka memasang softlens dan juga aku sering kewalahan karena customer seringkali menginginkan softlens yang kukenakan hari itu. Ya, percaya tidak percaya, rata-rata customer menginginkan softlens yang sama seperti yang aku kenakan!

Pernah suatu hari saat peluncuran X2 Bio Four pertama kali, setiap kali customer datang, mereka selalu menanyakan apa softlens yang kukenakan. Tentu saja kujawab X2 Bio Four Grey, dan alhasil penjualan X2 Bio Four ludes sehingga orderan membludak. Owner sampai terus menekanku agar memakai softlens yang ada stoknya. Dan aku selalu jadi yang pertama kali disuruh mengenakan softlens setiap kali X2 mengeluarkan seri terbaru. Menyenangkan bukan? Rasanya seperti aku menjadi Agnes Monica pada saat itu, hihihi.

Ya, tak terasa hampir 10 tahun softlens X2 mewarnai hari-hariku. Kukenakan hampir seluruh seri X2, dari warna-warna basic, warna-warna two tone, three tone, lalu dari diameter 14.5mm sampai 16mm, hingga akhirnya aku melabuhkan hati dan jatuh cinta pada series ICE N8!!!

Kenapa aku suka sekali seri ICE N8???

Jadi, mataku itu sipit namun lebar, sehingga softlens dengan diameter 14.5 nampak kecil saat kukenakan. Karena aku ingin aksen wajahku terkesan polos, lugu dan lucu (kadang konyol juga dengan pemikiranku), akhirnya aku menaruh hati pada softlens series ICE N8. Diameter 16 dengan base curve 9 (cmiiw), membuat mataku sangat nyaman lho! Bahkan tanpa mengenakan riasan mata berlebihan, aku nampak manis. Entah benar atau tidak, tapi aku merasa daya pandangku terlihat lebar saat mengenakan ICE N8!

Walaupun akhirnya aku sudah resign, dan tidak bekerja lagi. Softlens X2 tetap menjadi pilihan untuk kubeli dong. Kenapa hanya produk X2? Jawabannya, karena yang penting bagiku, dan juga seharusnya bagi orang lain adalah: “Sudah terdaftar di Kemenkes”. Kalau ada softlens dengan motif bagus sekalipun, aku tidak akan mau beli tanpa label Kemenkes. X2 sudah menulis di Box, brosur atau media lainnya bahwa mereka mempunyai nomor Kemenkes, artinya softlens sudah diuji dan aman bagi pemakainya. Kebayang kan kalau kalian pakai softlens tanpa izin edar? Jika terjadi apapun dengan matamu, mau protes kemana? Hayo, jangan sembarangan memilih produk apalagi untuk matamu ya!

Oh iya. Kelebihannya selain yang kusebutkan tadi, X2 itu sangat memudahkan pembeli untuk memilih motif dan warna sesuai selera. BAHKAN. X2 mengeluarkan berbagai bahan, teknologi, dan ukuran untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan mata kita lho. Jadi, tidak perlu pusing-pusing, X2 sudah menyediakan berbagai seri, warna, dan juga motif untuk kebutuhan kamu lho. Apalagi untuk yang matanya Miopi sepertiku, kalian bisa tampil cantik dan bersinar sekaligus melihat dengan jelas!

Dan tahukah kalian, orang-orang yang sempat membully aku terlihat sangat malu dan ada juga yang bilang kaget dengan perubahanku yang sangat berbeda. Aku katanya sekarang cantik, matanya bagus, dan benar-benar nampak seperti orang lain. Sungguh lucu rasanya, dimulai dengan memakai kontak lens aku bisa menghajar semua bully itu. Terimakasih X2 sudah meng glow up wajahku seketika.

Dear X2, terimakasih sudah menemaniku selama 10 tahun terakhir ini. Terimakasih sudah menemani masa remaja, masa saat aku bekerja sehingga lebih mengenalmu, masa aku menikah (ya aku menikah pakai softlens X2 series ICE juga!), dan juga keseharianku sebagai Ibu Rumah Tangga saat ini. Karenamu aku percaya diri, aku menjadi cantik, dan juga aku bisa melihat dengan jelas duniaku.

Semoga yaaa X2, kalian selalu mengeluarkan inovasi dan juga seri softlens yang bagus ya X2! Tentu saja itu membuat para pelanggan semakin setia hanya pada 1 merk! Terimakasih banyak. Aku menjadi salah satu pelanggan setia X2 !!!

Borahae, exolove!

#SeptemberCerita #ExoloveBercerita #TestimoniExolove #ReviewExolove

News & Tips

10 Kebiasaan yang Menyakiti Mata Kamu

Mata adalah jendela dunia – dan jendela jiwa. Oleh karena itu, Kesehatan mata penting untuk dijaga. Meski sudah berusaha menjaga kesehatan mata dengan baik, namun bisa jadi, tanpa sadar kita melakukan beberapa kebiasaan sepele yang dapat mengganggu kesehatan mata.

Karena aktivitas sehari-hari yang padat, mungkin kita sering lalai dalam menjaga kesehatan mata. Agar mata tetap sehat, ada beberapa kebiasaan yang perlu dihindari, yaitu:

1. Menghabiskan Banyak Waktu di Depan Layar Gadget

Banyak berinteraksi dengan layar komputer, tablet, atau smartphone dalam waktu yang lama dapat menyebabkan mata lelah dan sakit kepala. Hal ini terjadi karena pada saat melihat layar gadget, otot mata akan bekerja ekstra.

Selain itu, sinar biru dari layar gadget kamu juga dapat menyebabkan keusakan di retina mata, yang jika diabaikan, akan berujung pada kebutaan.

Gunakan rumus 20-20-20 saat berinteraksi dengan gadget, yakni setiap 20 menit menatap layar gadget, alihkan pandangan sejauh 20 kaki (6 meter), selama 20 detik. Kamu juga dianjurkan sering berkedip untuk menjaga kelembapan mata. Gunakan juga pelindung layar yang dapat menghalau sinar biru dari gadget.

2. Ceroboh dalam Menggunakan Lensa Kontak

Pengguna lensa kontak memerlukan usaha ekstra untuk merawat mata dibandingkan pengguna kacamata. Alih-alih memperbaiki penampilan, penggunaan lensa kontak yang tidak telaten dapat menyebabkan iritasi atau infeksi mata.

Beberapa kebiasaan yang perlu dihindari dalam penggunaan lensa kontak adalah:

  • Mandi sembari memakai lensa kontak
  • Tidur dengan lensa kontak masih terpasang
  • Membersihkan lensa kontak dengan air biasa atau air ludah
  • Tidak menyimpan lensa kontak di tempatnya
  • Menggunakan tempat menyimpan lensa kontak sampai lebih dari 3 bulan

3. Tidak Menggunakan Kacamata Hitam di Luar Ruangan

Pastikan untuk selalu menggunakan kacamata hitam yang mampu melindungi mata dari sinar ultraviolet, ketika beraktivitas di luar ruangan. Sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari dapat berbahaya bagi kesehatan mata, dan bisa menimbulkan penyakit mata, seperti katarak, degenerasi makula, atau pterygium.

4. Lupa Membersihkan Make Up sebelum Tidur

Bagi wanita yang sering menggunakan make up di wajah, usahakan untuk selalu membersihkannya sebelum tidur. Perlu diketahui bahwa serpihan maskara, eyeliner, atau eye shadow dapat jatuh ke dalam mata dan menyebabkan iritasi atau infeksi. Karena itulah, penting untuk membersihkan riasan wajah sebelum tidur, hingga benar-benar bersih.

5. Menggosok Mata

Menggosok atau mengucek mata memang memberi kamu sedikit kelegaan, tetapi kamu juga menyebarkan kotoran dan bakteri ke mata saat kamu menggosoknya. Menggosok mata telah dikaitkan dengan kerusakan kornea permanen dan juga dapat merusak pembuluh rapuh di sekitar mata. Penting juga untuk diperhatikan bahwa jika kamu merasakan sesuatu di mata, cobalah berkedip dengan cepat. Jika tidak berhasil, teteskan beberapa tetes mata untuk membersihkan mata.

6. Merokok

Banyak informasi yang membahas efek buruk merokok. Dan kenyataannya, rokok memang mendatangkan banyak penyakit, termasuk pada mata. Orang yang memiliki kebiasaan merokok lebih rentan mengalami kebutaan akibat katarak, degenerasi makula, atau kerusakan saraf mata.

7. Tidak Mengetahui Riwayat Penyakit Keluarga

Menurut penelitian, ada sejumlah penyakit mata, seperti glaukoma dan degenerasi makula, yang diturunkan secara genetik dalam keluarga. Penyakit mata tersebut dapat menyebabkan kebutaan. Oleh karena itu, kamu harus lebih waspada jika memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit tersebut.

Melalui informasi mengenai riwayat penyakit di keluarga, dokter mata dapat lebih mudah untuk mencari tahu penyebab dari keluhan seseorang. Dengan begitu, dapat dilakukan pengobatan sedini mungkin.

8. Mengabaikan Pemeriksaan Mata Rutin

Memeriksakan diri ke dokter mata secara rutin tiap tahunnya perlu dilakukan untuk mendeteksi beberapa penyakit serius, seperti glaukoma, penyakit mata akibat diabetes (retinopati diabetik), atau degenerasi makula lebih dini. Pemeriksaan mata rutin ini terutama perlu dilakukan pada saat seseorang berada di usia 40 tahun ke atas.

9. Mengabaikan Gejala Mata Merah

Gejala iritasi mata berupa mata merah, berair, atau rasa seperti terbakar memang dapat disebabkan oleh kondisi yang tidak berbahaya, misalnya alergi. Tetapi kamu perlu waspada jika muncul keluhan infeksi mata, seperti mata terasa nyeri, rasa mengganjal pada mata, silau berlebihan terhadap cahaya, dan keluar cairan kental putih atau kehijauan dari mata.

Penting sekali untuk memeriksakan diri ke dokter mata apabila mengalami infeksi mata, sebab bila tidak diobati, infeksi tersebut dapat merusak mata dan menular ke orang lain.

10. Mengabaikan Cedera pada Mata

Seseorang harus waspada dan segera memeriksakan matanya jika mengalami cedera pada daerah mata. Apalagi jika cedera tersebut menyebabkan penglihatan kabur, mata sulit dibuka, muncul bercak darah di daerah putih mata, bola mata tidak dapat digerakkan, atau adanya perbedaan antara kedua mata.

Agar mata kamu tetap sehat, mulailah untuk menghindari segala bentuk kelalaian dan kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan mata. Selain itu, bila ada keluhan pada mata dan penglihatan kamu, segera periksakan ke dokter mata agar bisa cepat ditangani.

Source: https://www.self.com/story/everyday-habits-that-are-hurting-your-eyesight

News & Tips

Pentingnya Memakai Tetes Mata Sesuai Kebutuhan

Apa Exolove tau bahwa tetes mata (eye drops) memilki fungsi yang berbeda-beda, loh. Khususnya untuk pengguna softlens, diperlukan tetes mata khusus. Pasti banyak banget nih dari Exolove yang bahkan suka pakai Solution untuk tetes mata? Tidak boleh, ya Exolove. Jadi daripada salah-salah lagi, X2 mau jelasin nih jenis tetes mata untuk kebutuhan mata kamu.

Jika kamu menggunakan obat tetes mata non-obat yang dijual bebas untuk meredakan kekeringan atau iritasi, kamu akan menemukan bahwa ada tiga kategori obat tetes yang tersedia untuk: mata kering, mata merah, dan khusus lensa kontak.

Tetes Mata ‘Mata Kering’

Salah satu penyebab mata kering adalah air mata yang lebih cepat menguap. Kondisi ini yang biasa kita alami dan disebabkan oleh aktivitas sehari-hari, seperti cuaca (angin, asap, atau udara kering) dan kondisi yang membuat jarang berkedip (saat membaca atau bekerja terlalu lama di depan layar komputer).

Tetes mata kering tersedia dalam berbagai formulasi. Tetes mata untuk mata kering dirancang tidak hanya untuk melumasi mata tetapi juga untuk mempercepat penyembuhan langsung di permukaan mata. Jika ingin menggunakan tetes mata untuk mata kering saat menggunakan lensa kontak, perhatikan kemasan tetes mata yang memang tertulis dapat digunakan bersamaan dengan lensa kontak.

Tetes Mata ‘Mata Merah’

Tetes mata untuk meredakan mata merah memiliki bahan khusus yang disebut vasokonstriktor. Tetes ini mengecilkan pembuluh darah kecil di konjungtiva, jaringan bening yang melapisi bagian putih mata kamu. Tetes mata ini dapat menyebabkan endapan terbentuk di permukaan lensa kontak kamu dan jika digunakan berulang kali untuk membasahi kembali lensa kontak kamu, dapat menyebabkan kemerahan yang awalnya hilang malah kembali.

Jadi, jika kamu mengalami infeksi mata seperti mata merah, cara terbaik adalah menghindari lensa kontak saat menggunakan obat tetes mata yang diresepkan. Demikian pula, jika kamu menggunakan obat tetes mata untuk alergi atau mengalami cedera mata, sebaiknya hindari lensa kontak saat menggunakan obat tetes dan menunggu mata kamu membaik, ya.

Tetes Mata ‘Lensa Kontak’

Tetes mata tertentu dapat digunakan dengan lensa kontak. Tetes mata lensa kontak sering juga disebut tetes pembasahan ulang (re-wetting). Banyak pemakai lensa kontak menggunakan tetes pembasahan (re-wetting) untuk membuat kontak mereka terasa lebih nyaman dan membersihkan kotoran yang menempel di lensa kontak selagi kamu memakainya.

Tetes pembasahan ulang melumasi mata kamu dan melembabkan lensa kontak, membuat mata kamu lebih nyaman saat memakai lensa kontak. X2 punya X2 Contacts, tetes mata khusus untuk kontak lensa yang pasti aman untuk kamu. X2 Contacts berfungsi untuk melumasi kontak lensa kamu untuk kenyamanan tahan lama.  X2 Contacts memiliki teknologi HA Hydroloc System yang dapat menguncu kelembaban, tetes mata ini bahkan cocok untuk kamu yang bermata kering dan sensitive.

 Jadi, sekarang jangan sampai salah pilih lagi ya Exolove. Gunakan tetes mata yang memang dibutuhkan oleh mata kamu. Love your eyes!

Source: https://www.verywellhealth.com/can-i-use-eye-drops-with-my-contact-lenses-3421641